Tuesday, March 2, 2010

Tips memilih saklar dan stop kontak rumah yang baik

Memilih saklar/stop kontak yang baik, tidaklah sulit, tapi perlu memperhatikan beberapa kriteria agar terjamin keamanan saat penggunaan saklar tersebut.

Namun dikarenakan kurangnya pengetahuan dari pengguna, sering kali pengguna memilih saklar dengan kualitas kurang baik (hanya dikarenakan faktor pemilihan saklar/stop kontak berharga "murah"). Hal ini tentu sangat riskan, karena berpotensi besar mengakibatkan "kebakaran" akibat melelehnya saklar/stop kontak yang tidak tahan terbebani muatan listrik dalam waktu yang lama .

Saklar yang berkualitas baik, bukan ber-arti harus memilih saklar yang berharga mahal. Namun secara logika, produk yang berkualitas baik cenderung sedikit lebih tinggi harga jualnya dibandingkan dengan produk berkualitas rendah. Hal ini disebabkan karena adanya riset dan development produk yang lebih baik (biaya produksi yang lebih besar)


Berikut adalah sejumlah tip untuk memilih saklar yang berkualitas baik, antara lain:


Tip 1 = Pada saat memilih/membeli saklar, tekanlah rocker/knob/tombol saklar tersebut (lihat pada gambar terlampir di bawah).
Saklar yang berkualitas baik, pada umumnya akan cenderung terdengar lembut/soft "klik" pada saat di tekan on ataupun off.



Hal ini disebabkan karena dua hal penting, antara lain:
Pertama,dikarenakan pegas yang bagus. Biasanya terbuat dari bahan baca lunak, sehingga kelenturannya pegas tidak akan berkurang walaupun sudah terpakai dalam frekuensi yang tinggi.

Kedua, dikarenakan tuas kontak dan contact point yang bagus. Biasanya tuas kontak yang bagus terbuat dari tembaga murni dengan contact point yang dilapisi bahan perak.
Contact point yang terlapiskan bahan perak, tujuannya agar mengurangi percikan bunga api saat tuas kontak bergeser dari posisi on ke posisi off, begitupun sebaliknya.
Dengan berkurangnya bunga api, berefek baik juga pada berkurangnya panas kabel penghubung pada saklar tersebut.

Tip 2 = Pada saat memilih/membeli saklar, cek kekuatan cengkram terminal kabel pada saklar tersebut. Hal ini dapat dilakukan dengan menusukkan sebatang cable jenis NYA kedalam lubang terminal(lihat pada gambar terlampir di bawah), lalu di tarik.., pada kondisi tersebut kabel tidak akan mudah terlepas dari lubang terminal saklar (bahkan..kekuatan cengkramnya dapat menahan sebesar +/-10Kgm).



Untuk melepas kabel, tekanlah isolator yang terletak diatas terminal saklar tersebut. Isolator ditekan bersamaan juga dengan menarik lepas kabel tersebut dari lubang terminal.
Isolator dari Saklar yang berkualitas baik biasanya dapat ditekan berulang kali tanpa mengurangi kekuatan cengkramnya terminal kabel pada saklar. (lihat pada gambar yang terlampir di bawah)




Berikut adalah beberapa tips dalam memilih stop kontak yang berkualitas baik, antara lain:


Tip 1 = Ambil sebuah Stecker/Plug, lalu hubung (tusuk) dan lepaskan(cabut) plug/stecker tersebut pada/dari Stop kontak secara berulang kali.(lihat pada gambar terlampir di bawah)

Kecenderungan yang terjadi pada stop kontak yang berkualitas baik adalah: daya cengkram pada plug/stecker tidak akan berkurang sedikitpun, walau telah digunakan dalam frekuensi yang tinggi.




Atau bisa juga dilakukan pengujian kelenturan dari plat tembaga yang berada dalam stop kontak dengan menggunakan obeng (lihat pada gambar terlampir di bawah).



Tip 2 = Uji kelenturan dari busur arde yang ada pada stop kontak dengan menekan-nekan busur arde (lihat pada gambar terlampir di bawah). Stop kontak yang berkualitas baik, pasti memiliki busur arde yang tetap terjaga kelenturannya meski telah digunakan dalam frekuensi yang tinggi.



Peran dari busur arde ini adalah untuk membuang tegangan bocor yang disebabkan dari induksi tegangan peralatan listrik (pada umumnya alat pemanas, alat pendingin) ke ground saat aktif bekerja dengan supply power melalui stop kontak.

Dengan membuang/melepas tegangan bocor tersebut ke ground, diharapkan dapat menghilangkan adanya sengatan listrik kecil pada saat peralatan listrik tersebut bekerja.

Demikian beberapa tips sederhana yang dapat dibagikan, semoga bermanfaat saat memilih dan menentukan/ membeli saklar dan stop kontak yang berkualitas baik.

By: Dany Zhouldy

4 comments:

  1. Trims untuk comment nya :)
    follow saja blog ini, kalau ada article bagus lainnya, pasti akan di share

    ReplyDelete
  2. Kalo dialiri listrik diatas 1000watt , tidak gosong

    ReplyDelete
  3. saklar yg baik, sudah harus layak untuk kapasitas 10A atau setara 1700 Watt pada tegangan 220VAC.
    Sedangkan stop kontak yang baik, sudha harus layak untuk kapasitas 16A atau setara 2800 Watt, pada tegangan 220VAC (untuk berstandard German Eropa) atau kapasitas 13A, setara 2200 Watt (untuk berstandard UK-British).
    Sayangnya ada beberapa merk produk lokal made in Indonesia yg kurang sesuai dengan kedua standard tersebut.

    ReplyDelete

Follow by Email

Share it